Review: TITANFALL
Melihat trailer pertama Titanfall ini, mungkin terbesit “ini hanyalah game FPS sci-fi
dengan para robot-robot raksasanya” tapi pepatah bilang jangan melihat buku
dari sampulnya, karena itu salah besar. Sebelum saya membahas game ini saya
akan memberikan info tentang minimum spec agar bisa memainkan game ini.
MINIMUM SYSTEM REQUIREMENTS
- OS: Windows Vista SP2 64-bit / Windows 7 SP1 64-bit / Windows 8 64-bit
- CPU: AMD Athlon X2 2.8GHz / Intel Core 2 Duo 2.4GHz
- RAM: At least 4 GB
- HARD DRIVE: At least 50 GB of free space
- VIDEO: AMD Radeon HD 4770 with 512MB RAM or better / Nvidia GeForce 8800GT with 512MB RAM or better
- DirectX: DirectX 11
- INPUT: Keyboard and mouse, Microsoft Gamepad
- ONLINE CONNECTION REQUIREMENTS: 512kbps down and 384kbps up or faster Internet connection
- SPACE REQUIREMENTS: 49,9 GB
Titanfall dijual
dengan harga Rp 520.000 dalam bentuk fisik untuk PC dan Rp 620.000 untuk Xbox
One. Sedangkan dari Origin bisa didapatkan dengan harga Rp 585.000 dan Rp
810.000 untuk versi deluxe digital yang
termasuk season pass.
Saat pertempuran dimulai, para pilot (sebutan player)
meloncat-loncat dan berjalan dengan kecepatan tinggi, melaju-menempel di
tembok-tembok besi, double jump untuk mencapai bangunan yang lebih tinggi dan
melakuka manuver-manuver fantastis lainnya. Ketika jatuh dari ketinggian
berapapun kita tidak menerima damage. Tapi jangan terlalu merasa kamu adalah King
In The Battlefield karena musuh-musuhmu juga memiliki kemampuan yang sama.
Hal yang memikat hati dari game ini ada para Titan. Kamu
bisa memanggil Titan, serta melihat posisi dan waktu dimana Titan akan mendarat
seperti malaikat maut yang jatuh dengan gesture menunduknya.
Setiap kali kamu menaiki Titan dan mengendarainya akan
nampak berbeda. Kemudian , ketika kamu masuk ke dalam kokpit, layar dalam
kokpitmu akan menyala satu per satu dari ujung ke ujung ruangan, kamu akan
disuguhi sebuah sudut pandang yang lebih tinggi sehingga para NPC lawan dan
seluruh pilot tidak lebih dari seekor semut. Tapi ingat seekor semut dapat
membunuh seseorang, meski kamu tidaj mimiliki Titan untuk dikendarai kamu masih
punya kemampuan untuk menghancurkannya. Kamu dapat menaiki Titan musuh,
kemudian membuka titik lemahnya, menembakinya, dan memberikan kerusakan yang
besar.
Game ini tidak menjual cerita atau gameplay. Game ini
menjual momen pertempuran yang seru. Yang membuat game ini begitu menyenangkan
adalah momen yang diciptakan oleh para player sendiri ketika bermain. Karena
cerita yang disuguhi dalam game ini tidak disajikan secara jelas dan kesannya
lemah, apalagi ketika permainan berlangsung para pilot sudah terlanjur sibuk
saling membunuh satu dengan yang lain. Terdapat beberapa mode permainan seperti Attrition (Team Deathmatch), Capture The Flag), Hardpoint (Domination), Pilot Hunter dan Last Titan Standing.
Engine game yang digunakan untuk membuat game ini adalah
source, engine yang sudah agak tua dan juga digunakan untuk membuat Counter
Strike: Global Offensive ini telah berhasil diotak-atik oleh Respawn sehingga
menjadi alat untuk membuat game epic ini. Mekanisme selama permainan seperti
menembak, mengisi ulang ammunisi ataupun mengarahkan senjata terasa sangat
responsif dan lancar. Hal ini sangat penting dalam permainan mutiplayer
kompetitf karena timing sangat mempengaruhi saiapa yang hidup dan saiapa yang
mati.
Tidak seperti game FPS pada umumnya yang menekankan sudut
pandang horizontal, game ini sangat menyarankan untuk menggunakan sudut pandang
vertikal karena musuh bisa saja muncul di bangunan tinggi atau di
gorong-gorong.
Visual yang disajikan dalam game ini terlihat luar biasa.
Titanfall bisa menghadirkantampilan visual yang secara estentik enak dipandang,
meskipun game ini dibangun dengan engine game yang cukup lama. Tampilan para
pilot, senjata maupun para titan nampak kuat dan futuristik sekaligus terasa
tidak begitu jauh dari zaman yang kita tinggali sekarang. Begitu pula dengan
bagian-bagian lingkungan map, hampir seluruh map memiliki daerah yang besar,
detail-detail kecil yang diberikan nampak jelas dan memberikan cerita sendiri
dari map tempat kamu bertempur.
Dalam Titanfall, kamu bisa memilih satu diantara dua kubu
yang ada yaitu IMC dan Militia. Tidak ada perbedaan yang berarti kecuali
perbedaan kostum yang dikenakan pilot. Kamu bisa memilih titan yang bisa kamu
panggil nanti dalam pertempuran, namun jika kamu hendak menggunakan titan
selain tipe standar kamu harus mencapai level tertentu, hal ini juga berlaku
untuk pemilihan senjata.
Oleh:
Wiladhianty Yulianova







0 komentar: